Selasa, 26 Juli 2011

Mengenali Stroke

Pada suatu pesta, seorang teman saya, Vera tiba2 tersandung & jatuh. Ia meyakinkan semua orang bahwa dia baik2 saja, hanya tersandung batu karena sepatu yang baru. Vera terus ber-senang2 sepanjang malam. Beberapa waktu berselang, suaminya menelepon bahwa isterinya dibawa ke RS. Dan jam 6 pagi meninggal. Ia terkena serangan stroke saat pesta. Kalau saja di antara mereka ada yang tahu bagamana mengenali stroke, kemungkinan Vera masih bisa hidup. Seorang Neurolog menyatakan bahwa penderita stroke dalam 3 jam pertama serangan dapat sembuh total sama sekali.

Kita harus dapat dengan cepat mengenali gejala, mendiagnosis & membawa pasien untuk pengobatan ahli sesegera mungkin. Jangan lewat dari 3 jam, karena kalau tidak akan terjadi kerusakan permanen.

MENGENALI STROKE:
Ingat 3 langkah 'STR'. Para dokter menyatakan orang terdekat dapat mengenali stroke dengan menanyakan 3 pertanyaan sederhana:
  • S: SMILE. Minta penderita untuk tersenyum. Kalau pipi miring, maka ada kelumpuhan saraf.
  • T : TALK. Minta orang tersebut untuk berbicara kalimat singkat (misal: Hari ini cerah, atau apa saja). Kalau omongannya pelo, ini gejala stroke.
  • R : Minta dia untuk RAISE BOTH ARMS (Mengangkat kedua lengan). Kalau tidak bisa mengangkat artinya ada kelumpuhan akibat stroke.
Jangan terlambat panggil ambulans. Jika ada salah satu dari gangguan untuk melakukan STR, segera panggil ambulans & ceritakan keadaan ini kepada petugas.

Cara lain untuk mengenali stroke adalah: Minta orang tersebut menjulurkan lidahnya. Jika lidah "bengkok", menyimpang ke satu arah, ini merupakan suatu tanda dari stroke.

Jumat, 19 Maret 2010

Lukisan Zodiak pada Tubuh














Rabu, 03 Maret 2010

Berbagai Cara Merayakan Wisuda


Zaman terus berkembang. Kebudayaan saling mempengaruhi. Arti wisuda kini telah bergeser jauh. Banyak cara untuk merayakannya. Dari sekadar hura-hura sampai berfoto bugil.


Wisuda di Singapura

Wisuda di AS

Wisuda di Jepang

Wisuda di Korea

Rabu, 27 Januari 2010

Beda Lidah dan Gigi


Salah satu orang yang paling berhikmat di negeri China adalah Lao Zi. Namun, Lao Zi juga belajar banyak dari gurunya yang memiliki hikmat sangat tinggi. Nama guru itu adalah Shang Rong. Shang Rong mempunyai cara mengajar yang dikagumi oleh Lao Zi, karena itu ia merasa bahwa gurunya yang membuatnya sangat berhikmat.

Pada suatu hari, dalam usia yang sudah sangat lanjut, Shang Rong sakit parah. Demi mendengar bahwa guru yang sangat dikasihi dan dikaguminya sakit, Lao Zi meninggalkan pekerjaannya dan pergi membesuk Shang Rong. Saat itu Lao Zi sangat khawatir bahwa gurunya tidak akan bisa bangun lagi. Karena itu, ia bertanya kepada Shang Rong, “Apakah ada yang saya bisa bantu dan apakah ada pesan-pesan yang sangat penting?”

Dengan suara yang masih bisa didengar dengan jelas, Shang Rong berkata, “Jika kamu pergi dan melewati sebuah desa tua, kamu harus turun disana.”

Lao Zi agak heran dan bertanya, “Apakah itu berarti saya tidak boleh menjadi orang yang lupa akan desa tua atau kampung halaman?”

Shang Rong menggelengkan kepalanya lalu berkata, “Jika kamu melewati pohon tua yang tinggi besar, harus berlari dengan langkah kecil!”

Lao Zi menjawab, “Apakah maksudmu yang penting adalah orang muda harus menghormati orang yang tua?”

Sambil tersenyum Shang Rong menggelengkan kepalanya lagi. Setelah itu mereka berdua diam sejenak, Shang Rong memikirkan sesuatu untuk dikatakan, sementara Lao Zi memikirkan apa maksud gurunya.

Tidak berapa lama kemudian Shang Rong membuka mulutnya lalu bertanya, “Apakah lidah saya masih ada?”

Lao Zi menganggukkan kepala dan menjawab, “Masih Ada!”

Lalu Shang Rong melanjutkan pertanyaannya, “Apakah gigi saya masih ada?”

Setelah melihat, Lao Zi menjawab, “Sudah tidak ada satu pun gigi yang tertinggal!”

Shang Rong kembali bertanya, “Apakah kamu tahu apa arti yang hendak saya sampaikan?”

Setelah berpikir sejenak, Lao Zi menjawab, “Apakah Guru ingin menyampaikan bahwa gigi itu keras dan karena itu rontok duluan, Dan, lidah itu lebih lembut dan fleksibel, karena itu umumnya lebih tahan lama daripada gigi?”

Dengan senyum bangga, Shang Rong memuji muridnya, “Kamu sekarang sudah mengerti rumus penting kehidupan.”


Gigi itu banyak gunannya dan membuat penampilan seseorang tambah baik. Gigi bisa mengunyah untuk melembutkan makanan yang keras, namun akhirnya lidah yang merasakannya. Gigi banyak manfaatnya, namun karena ia keras, umurnya tidak sepanjang lidah. Banyak orang pintar dan berbakat tidak bisa bertahan lama bukan karena apa yang bisa dilakukannya, tetapi karena kekerasan hati dan kekakuan sikapnya. Sebaliknya, orang yang lemah lembut lebih fleksibel dan lebih bisa bertahan.


Humor: Gak Ada Mangsa


tiga vampir sedang berbincang-bincang tentang masa depan mereka. mereka sudah bosan tinggal di transylvania. mereka mau mencari darah baru. akhirnya mereka sepakat pergi ke indonesia. setelah merubah bentuk menjadi kelelawar, mereka pun terbang ke indonesia.

ketika mendarat di padang, salah satu vampir mendapatkan darah segar. namun baru beberapa kali isap, ia meringis. kenapa tanya dua vampir lainnya. "darahnya pedas banget. saya sampe mules."

mereka memutuskan ke papua. melihat perawakan yang eksotis, mereka menjadi antusias. namun ketika salah satu dari mereka mendapatkan darah baru dan baru beberapa kali isap, sudah pusing. "kepalaku pening. darahnya terlalu banyak alkohol."

akhirnya mereka terbang ke yogya. salah satu vampir menemukan darah baru. namun baru beberapa isapan, ia pun gelagapan. "darahnya manis sekali. kayak sirop. gigiku sampe ngilu. mulutku sariawan. bisa-bisa aku kena diabetes."

akhirnya mereka berembug untuk terbang ke lokasi lain di indonesia. mereka akhirnya tiba di ibukota jakarta. setelah beberapa kali melayang, mereka menclok di kawasan senayan. persis di saat bersamaan ada keramaian di gedung dpr. akirnya ketiga vampir memutuskan untuk terbang ke gedung dpr.

"wah, tahu begini sejak awal kita ke sini ya." kata vampir pertama

"iya," kata vampir kedua.

"tengok saja kemewahan yang di lahan parkir. hampir semua mobil mewah yang di negara kita pun tak ada, di sini bejubel. sungguh makmur ya negara ini."

tentu saja ketiga vampir ini gembira. mereka pun memutuskan untuk mencari sumber keramaian di gedung itu. namun sungguh kaget ketika melongok isi ruang rapat yang terbesar di gedung itu, mereka tak menemukan seorang pun calon mangsa.

salah satu vampir mengeluh, "kok gedung megah yang orangnya hidup mewah ini cuma berisi cicak, buaya, gurita, kodok, dan bangsat."

vampir lainnya menyahut, "lebih baik kita cari kebon binatang saja."

"iya," kata vampir ketiga, "barangkali di sana kita bisa menemukan manusia."


Biar Bisa Jenguk

seorang wanita yang tinggal di pondok indah jakarta sedang menghadapi maut, ia memanggil pelayan setianya dan pengacaranya.

"saya akan buat akta waris."

"baik nyonya," kata pengacara.

"pertama seluruh harta saya berikan kepada pelayan setiaku ini."

"saya catat nyonya," kata pengacara .

"kedua, saya ingin dikremasi."

"saya catat nyonya," kata pengacara

sembari melihat ke arah pelayannya, "lantas debu kremasi ditabur di seluruh mall di jakarta."

pelayan setianya lantas bertanya, "kenapa di mall nyonya?" "biar anakku bisa menjengukku tiap hari."


Sariawan

dokter mirza kedatangan seorang wanita dengan wajah biru lebam dan memar di tangan. belum lagi disilakan duduk, wanita itu nyerocos soal kelakuan suaminya yang suka memukulinya.

"dokter mirza, hampir tiap suami saya pulang malam, dia marah-marah. mulanya cuma marah-marah gara-gara saya tak menyediakan makanan. kemudian dia marah-marah karena saya tak mau melayaninya. nah, semalam saya dipukuli."

"begini nyonya," saran dokter mirza, "coba tiap kali suami nyonya marah-marah, ambil sebatang lilin dan kulum-kulum. ingat lilin dikulum terus selama suami nyonya marah. bisa kan?"

"baik dokter. saya akan mencobanya."

seminggu berlalu, wanita itu kembai lagi mendatangi dokter mirza. kali ini wajahnya ceria dan tentunya tak ada lagi lebam ataupun memar.

"dokter mirza terima kasih sarannya," kata wanita itu di ruang praktek dokter mirza, "suami saya tak lagi memukuli saya jika marah-marah."

"baguslah," kata dokter mirza, "bagaimana ceritanya?"

wanita itu tampak antusias hendak menceritakan pengalamannya. ia pun mengeluarkan sebatang lilin dari tasnya.

"begini dokter. tiap kali suami saya pulang telat, saya segera mengambil lilin dan mengulumnya," ujar wanita itu sembari memeragakan, "saya terus saja mengulum lilin itu sampai suami saya berhenti marah-marah."

dokter mirza pun tersenyum. ternyata pengalaman pribadinya bisa juga diterapkan ke orang lain.

"hanya saja," kata wanita itu membuyarkan lamunan dokter mirza yng sedang mengingat pengalamannya, "saya sekarang sering sariawan."

"lho kenapa rupanya?" tanya dokter mirza.

"habis marah-marah, suami saya segera mengganti lilin di mulut saya dengan anunya."

wow.


1000 Ciuman Sayang


Saat ini jaman serba susah. Harga BBM naik, akibatnya terjadi PHK di berbagai perusahaan. Salah satu yang terkena PHK adalah Randy. Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat. Isinya demikian: Istriku Tercinta, Maafkan kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimmu 1000 ciuman. Paling cinta, Kanda Randy

Seminggu kemudian Randy mendapat surat balasan dari istri tercintanya:
Kanda Randy tersayang, Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu. Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga: Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah. Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman pertanggal 10 setiap bulannya. Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan 3 x ciuman setiap harinya. Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain. Ya terpaksa Dinda berikan saja. Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah. Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin 200 ciuman dengan uang tunai, karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman + bayaran lainnya dengan uang 650ribu, lumayan buat ongkos sebulan. Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman. Kanda tersayang. bulan ini Dinda merasa jadi orang yang paling kaya di kampung, karena sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Dinda butuhkan. Kanda, dari kanda masih tersisa 125 ciuman, apakah kanda punya ide? Atau saya tabung saja ya? Paling sayang, dari Dinda seorang.....

Gedubrak!! Randy pun Pingsan

(kotak humor, dari FB)